Tetes Mata Abnormal Dari Al-Quran

Pergilah kau dengan membawa baju gamisku ini Tetes Mata Ajaib dari Al-Quran

اذْهَبُوا بِقَمِيصِي هَذَا فَأَلْقُوهُ عَلَى وَجْهِ أَبِي يَأْتِ بَصِيرًا وَأْتُونِي بِأَهْلِكُمْ أَجْمَعِينَ (93)
“Pergilah kau dengan membawa baju gamisku ini, kemudian letakkanlah dia kewajah ayahku, nanti ia akan melihat kembali; dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku”. (QS. Yusuf: 93)

Ayat di atas menceritakan kisah ketika Nabi Ya’qub menjadi buta disebabkan oleh kesedihannya yang mendalam karena kehilangan putranya Yusuf yang sangat ia kasihi. Perkataan Yusuf ini merupakan wahyu dari Allah yang Dia ilhamkan supaya mengusap gamis Yusuf ke wajah Ya’qub yang menjadikan kembalinya penglihatannya secara sempurna.

Sayid Thanthawi menyebutkan bahwa Allah menciptakan Ya’qub bisa mencium busuk Yusuf sejarak perjalanan berhari-hari. Imam Malik menyatakan bahwa Allah memberikan busuk Yusuf kepada Ya’qub sebagaimana Allah memberikan kerajaan Balqis kepada Sulaiman sebelum matanya berkedip.

Fakhruddin Ar-Razi dalam tafsirnya Mafatihul Ghaib menulis bahwa para peneliti menyebutkan bahwa Yusuf tahu berdasar wahyu jikalau gamisnya diletakkan di wajah ayahandanya akan membuatnya kembali normal, jikalau bukan karna wahyu dia mustahil tahu itu dan logika pun tak bisa mendapatkan itu. Atau bisa dikatakan kalau Yusuf tahu ayahandanya tidak buta melainkan karena kesedihan memuncak dan hati yang sempit dan mata yang lemah dan dengan gamisnya itu tentu akan menciptakan dadanya lapang dan sangat bahagia, dan itu akan menciptakan ruh makin kuat, hilang kelemahan dan ketika itu penglihatannya menjadi kuat.

Selanjutnya Yusuf meminta semua saudaranya supaya membawa ayah dan semua keluarganya untuk diberi kebaikan dan dimuliakan sehabis mereka bertaubat dari apa yang mereka perbuat dahulu dan mengakui semua kesalahan mereka.

Kembalinya penghilatan Ya’qub secara tiba-tiba disebabkan oleh pakaian gamis Yusuf yaitu insiden yang benar-benar terjadi dan diluar kebiasaan dan dipaparkan juga dalam kitab Taurat sebagaimana dalam Al-Quran.

Tetes Mata Anti Katarak

Katarak (Scotoma) yaitu kerusakan yang terjadi pada lensa mata yang menjadikan mata jadi keruh dan tidak sanggup mendapatkan cahaya sebagian atau keseluruhan sesuai keburaman yang dialami. Penyakit katarak yaitu salah satu penyebab kebutaan terbesar di dunia, kebanyakan dialami orang yang berumur 65 tahun ke atas, sementara di belum dewasa perbandingannya yaitu tiga banding sepuluh ribu.

Saya mendapatkan isu wacana kemukjizatan Al-Quran wacana kisah penyembuhan Nabi Ya’qub dan menemukan hasil sebuah penelitian wacana tetes mata obat katarak yang ditemukan oleh dua profesor di dua kawasan berbeda yaitu Dr. Abdul Basith Muhammad As-Sayyid dari Mesir dan Prof. Andrew Abell dari Universitas Adelaide Australia.

Profesor Abdel Baset bertanya- tanya apa yang terkandung dalam baju gamis Nabi Yusuf. Sampai pada keyakinan bahwa pastilah hanya keringat yang terdapat pada baju gamis Nabi Yusuf tersebut. Kemudian Profesor Abdel Baset fokus pada keringat dan komposisinya. Lalu dilanjutkan ke Laboratorium Penelitian. Setelah melaksanakan serangkaian percobaan pada kelinci, balasannya ternyata positif.

Hasil penelitian ini kemudian di patenkan yang terdaftar atas namanya di lembaga-lembaga paten dunia, untuk tetes mata anti Katarak. Tetes mata anti katarak yang memungkinkan penyembuhan katarak tanpa Operasi. Kabarnya sudah diproduksi oleh Perusahaan Farmasi Swiss.

Di kawasan lain Prof. Andrew Abell dari Universitas Adelaide Australia menemukan senyawa yang bisa menyembuhkan atau mengurangi katarak. Penelitian dia sekaligus menguatkan dari apa yang diteliti Prof Abdel Basith wacana kemukjizatan Al-Quran dalam ilmu kedokteran.

Ilmu pengetahuan modern muncul untuk menjadi bukti kemukjizatan Al-Quran dan menegaskan bahwa keringat sanggup mengobati penyakit kebutaan pada mata jawaban kesedihan. Tak ada yang pernah mengira bahwa kesembuhan Nabi Ya’qub terdapat pada pakaian Yusuf. Sungguh ini menjadi tanda kebenaran Al-Quran. Ini juga menjadi bukti bahwa penuturan kisah dalam Al-Quran bukan sia-sia atau tak berarti apa-apa.[]

Referensi
 Tafsir Sayid Thanthawi, Ar-Razi dari Maktabah Syamila
Ketika Allah memperlihatkan Kuasa-Nya, Dr. Taufiq Ulwan, Penerbit Almahira
Sains dalam Al-Quran, Dr. Nadia Thayyirah
Sumber lain dari internet

Belum ada Komentar untuk "Tetes Mata Abnormal Dari Al-Quran"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel