Tentang Hak Asasi Manusia

Kegunaan, Fungsi, dan Tujuan KomNas HAM, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau yang disebut Komnas Ham merupakan suatu organisasi yang mempunyai kegunaan melaksanakan segala bentuk tindakan berbau dengan Hak Asasi Manusia. Kegunaan Komnas Ham di Indonesia bertujuan untuk membawa kehidupan yang lebih menghargai Hak Asasi Manusia

Tugas KomNas HAM

  1. Menyiapkan rumusan kebijakan teknis dan agenda wacana pembudayaan kesadaran dari pentingnya Hak Asasi Manusia serta peningkatan dan pengevaluasian Hak Asasi Manusia.
  2. Menyiapkan persiapan pelaksanaan kebijakan dan agenda pembudayaan kesadaran dari pentingnya Hak Asasi Manusia menyerupai dengan pengajaran wacana Hak Asasi Manusia.
  3. Pembimbingan atau agenda pembudayaan kesadaran dari pentingnya Hak Asasi Manusia.
  4. Melakukan penilaian dan menyusun laporan wacana pengadaan acara yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia.
  5. Melakukan tata perjuangan dan rumah tangga Komnas Hak Asasi Manusia.

Selama bertugas , Komnas HAM pernah melaksanakan sidang. Sidang itu disebut Sidang Paripurna. Sidang Paripurna ini dilaksanakan dengan tujuan membuatkan kondisi yang teratur untuk melaksanakan Hak Asasi Manusia dan meningkatkan proteksi untuk setiap langsung insan di Indonesia. Selain itu , dalam Komnas HAM tersohor istilah subkomisi.
Subkomisi ini membagi Komnas HAM menurut kegunaan Komnas HAM sesuai Undang - Undang yang berlaku yakni Subkomisi Pengkajian dan Penelitian , Subkomisi Pendidikan , Subkomisi Pengajaran , dan Subkomisi Pemantauan , serta Subkomisi Mediasi.

Tujuan Komnas HAM

  1. Menciptakan kondisi yang teratur untuk penyelenggaraan HAM serupa dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta deklarasi universal HAM oleh PBB
  2. Memperkuat proteksi dan penegakan HAM untuk berkembangnya langsung insan secara utuh dalam partisipasi kehidupan
  3. Mempunyai kelengkapan yang terdiri dari Sidang Paripurna dan Subkomisi

Selama melaksanakan tugasnya , Komnas Hak Asasi Manusia diwajibkan berpedoman pada sebagian teladan berikut:
  1. UUD 1945
  2. Tap MPR no XVII/MPR/1998
  3. UU no 39 tahun 1999 wacana HAM
  4. UU no 26 tahun 2000 wacana Pengadilan HAM
  5. Keputusan Presiden no 50 tahun 1993 wacana Komnas HAM
  6. Piagam PBB 1945
  7. Deklarasi Universal HAM
Di Negara Indonesia , Komnas Hak Asasi Manusia mempunyai anggota sebanyak maksimal 35 jiwa yang diusulkan oleh Komnas Ham yang dipilih oleh dewan perwakilan rakyat dan diterima oleh presiden. Setelah itu , anggota wajib untuk menentukan 1 ketua dan 2 wakit ketua. Dalam melaksanakan tugasnya di Indonesia , Komnas HAM membangun beberapa kantor di Indonesia yakni :
  • Kantor Komnas HAM di Aceh
  • Kantor Komnas HAM di Sumatera Barat
  • Kantor Komnas HAM di Kalimantan Barat
  • Kantor Komnas HAM di Sulawesi Utara
  • Kantor Komnas HAM di Maluku
  • Kantor Komnas HAM di Papua

Kegunaan KomNas HAM sebagaipemantauan.

Kegunaan ini meliputi kewenangan antara lain:
  1. Pengamatan pelaksanaan hak asasi insan dan penyusunan laporan hasil pengamatan tersebut.
  2. Penyelidikan dan investigasi terhadap insiden yang timbul dalam masyarakat yang patut diduga terdapat pelanggaran hak asasi manusia
  3. Pemanggilan kepada pihak pengadu atau korban maupun pihak yang diadukan untuk dimintai atau didengar keterangannya.
  4. Pemanggilan saksi untuk diminta dan didengar kesaksiannya, dan kepada saksi pengadu diminta menyerahkan bukti yang dibutuhkan.
  5. Peninjauan pada kawasan insiden dan kawasan lainnya yang dianggap perlu;
  6. Pemanggilan terhadap pihak terkait untuk menawarkan keterangan secara tertulis atau menyerahkan dokumen yang diperlukan serupa dengan aslinya dengan persetujuan Ketua Pengadilan;
  7. Pemeriksaan setempat terhadap rumah, pekarangan, bangunan dan kawasan lainnya yang diduduki atau dimiliki pihak tertentu dengan persetujuan Ketua Pengadilan;
  8. Pemberian pendapat menurut persetujuan Ketua Pengadilan terhadap masalah tertentu yang sedang dalam proses peradilan, jika mana dalam masalah tersebut terdapat pelanggaran hak asasi insan dalam duduk masalah publik dan agenda investigasi oleh pengadilan yang kemudian pendapat Komnas HAM tersebut wajib diberitahukan oleh hakim kepada para pihak.

Kegunaan KomNas HAM sebagai mediasi.

Dalam melaksanakan fungsi mediasi Komnas HAM berwenang untuk melakukan:
  1. perdamaian kedua belah pihak;
  2. perampungan masalah melalui cara konsultasi, negosiasi, konsiliasi, dan penilaian pakar;
  3. pemberian saran kepada para pihak untuk menuntaskan sengketa melalui pengadilan;
  4. penyampalan rekomendasi atas sesuatu masalah pelanggaran hak asasi insan kepadà Pemerintah untuk ditindak lanjuti penyelesaiannya;

Belum ada Komentar untuk "Tentang Hak Asasi Manusia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel