Rahasia Absurd Dibalik Waktu Shalat Dzuhur

Rahasia Ajaib Dibalik Waktu Shalat Dzuhur Rahasia Ajaib Dibalik Waktu Shalat Dzuhur

Pada postingan sebelumnya,Kami menyuguhkan sebuah artikel Keajaiban Sholat Shubuh Sebagai Terapi Paru-paru. Dan pada postingan kali ini, penulis akan berupaya untuk melanjutkannya yakni Keutamaan dan Rahasia Waktu Dzuhur, dan Insya Allah akan dilanjutkan kepada waktu-waktu lainnya yang lima waktu.

Jika waktu shubuh ada keutamaan yang sanggup diambil yakni Shalat Qabla fajar yang pahalanya lebih baih dari pada dunia dan seisinya. Maka pada Waktu Dzuhur ini pula ada keutamaan yang juga sayang untuk dilewatkan. Rasulullah pernah shalat empat rakaat sesudah matahari tergelincir sebelum Dzuhur, kemudian dia bersabda : Saat ini pintu langit sedang dibuka, saya lebih suka biar amal salehku diangkat pada ketika itu. (HR. At-Tirmidzi) da nada juga hadits-hadits lain yang menyebutkan ihwal keutamaan-keutamaan lain. Mengenai Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib akan dibahas pada postingan yang lain.

Tentang Waktu Zuhur, waktu ini yaitu dimulai semenjak tergelincirnya matahari dari tengah-tengah langit sampai ketika bayangan benda sama panjang dengan benda tersebut.

Dzuhur: Terapi jantung dan Usus Kecil

Jantung merupakan organ yang biasa dihubungkan dengan proses mental. Beberapa bentuk tekanan emosional ibarat pusing, berdebar-debar, sesak napas, dan kemunduran vitalitas merupakan gejala-gejala umum dari penyakit jantung. Kemunduran chi jantung ditandai dengan kelemahan secara umum, ibarat bicara terengah-engah, pernapasan yang pendek-pendek, dan sering berkeringat.

Jika wajah nanah dan berwarna tidak cerah, kaki dan tangan terasa dingin, ini dinamakan kemunduran chi jantung. Gelisah, cepat marah, pusing, kehabisan akal, dan tidak sanggup tidur yaitu tanda-tanda kemunduran darah jantung. Bisa juga terasa fatwa darah yang deras pada telapak tangan dan wajah, serangan demam ringan, dan berkeringat pada malam hari.

Gejala kelebihan chi jantung yaitu jawaban panas jantung. Ini terlihat dalam serangan demam tinggi, yang adakala disertai dengan menggingau, perasaan berdebar-debar yang mengganggu, kegelisahan yang sangat, tidak sanggup tidur, dan sering mimpi buruk, wajah berwarna merah padam, pengecap berwarna merah, atau terasa panas dan sakit, dan sering merasa panas ketika buang air kecil.

Waktu pelaksanaan shalat zuhur sangat sesuai dengan kaidah ilmu kesehatan China yang beropini bahwa menurut sirkulasi chi, waktu yang sempurna untuk melaksanakan terapi organ jantung yaitu pada pukul 11.00 – 13.00. Waktu zuhur yaitu ketika kita berada di puncak kepenatan jawaban kegiatan sepanjang siang.

Dengan melaksanakan shalat zuhur sebagai bentuk relaksasi dan dipadukan dengan basuhan air wudhu’, panas jantung yang berlebihan sanggup menjadi normal kembali. Akhirnya hal ini menghipnotis sistem lainnya, alasannya fungsi jantung yang merupakan “penguasa” pembuluh-pembuluh.

Jantung memompa darah biar selalu mengalir untuk membawa sari-sari makanan yang diharapkan oleh organ-organ lainnya. Tubuh kita yang penat dan pikiran kita yang sumpek akan tersegarkan kembali dan siap melanjutkan aktivitas.

Warna Langit


Pada waktu ini, warna langit yaitu kuning yang mendominasi atmosfera. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini yaitu mengapa kita amat digalakkan untuk melaksanakan puasa sunah Senin dan Kamis yakni untuk menggurangi beban kerja organ pencernaan.

Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini memiliki diam-diam yang berkaitan dengan keceriaan. Makara mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang- ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi dilema di perut dan hilang sifat cerianya.

Belum ada Komentar untuk "Rahasia Absurd Dibalik Waktu Shalat Dzuhur"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel