Pemerkosaan? Salah Siapa, Pemakai Rok Mini Atau Otakmu?

Kasus pelecehan seksual beberapa kali terjadi di Jakarta. Soal ini, kaum hawa yang gemar menggunakan rok mini enggan disalahkan jikalau pakaiannya memicu agresi pemerkosaan.

Mereka membawa poster dan spanduk besar dalam aktivitas yang cukup menyita perhatian pengguna jalan itu. Spanduk besar yang dibawa bertuliskan ‘Jangan salahkan baju kami. Hukum si pemerkosa’. Poster yang diusung antara lain bertuliskan ‘My rok is my right’ dan ‘Don’t tell us how to dress. Tell them not to rape’.

“Jangan salahkan rok mini kami. Salahkan otaknya,” ujar salah seorang orator.









Terus salah siapa?

Jawaban pihak lelaki:
“Tolong, jangan provokasi otak kami dengan rok mini kalian!”, Jawab dengan tegas.

Jawaban pihak wanita (pemakai rok mini):
“Jangan salahkan rok mini kami, salahkan otaknya!”, Jawab dengan tidak kalah tegas.

Jawaban lain pihak perempuan:
“Ada yang nyaman dan percaya diri dengan menggunakan rok mini, tapi saya yakin mereka tidak mengharapkan untuk diperkosa.”

“Ada yang bahagia dengan pandangan kagum para pria, tapi saya yakin mereka tidak mengharapkan untuk diperkosa.”

Well, disini saya akan menawarkan tumpuan masalah secara logis tanpa membawa unsur agama apapun:

Contoh kasus:

1. Sebuah motor agak butut dipinggir jalan.
Kunci sudah kepasang..
Mesin sudah nyala…
Yg punya sedang dalam posisi jauh banget…

Lewatlah seorang laki-laki yang mau jalan-jalan… Terbit niat mencuri.. Motor dicuri..
kesimpulan : Yang salah pencuri dan pemilik motor.

2. Cewek cakep, masih muda,
Ditengah hutan…
sendirian..
pakai rok mini + baju seksi terbuka (tempat dan busana gak matching)

Lewatlah seorang laki-laki penggembala yg mau nyari pakan kambing.. Terbit niat… pelecehan seks / perkosaan…
kesimpulan : Yang salah laki-laki penggembala sendiri atau laki-laki penggembala dan ceweknya??

Akhir kesimpulannya percayalah apa kata Bang Napi.
Kejahatan bukan hanya alasannya adanya niat, tapi adanya kesempatan.

Lalu kini siapa yang benar-benar salah? Bagaimanapun yang benar-benar salah yakni pihak pertama yang memulai (pelaku/tersangka) biasanya pihak pria, namun alangkah baiknya sebelum semuanya terjadi selalulah waspada menjaga diri sendiri tanpa menjadikan kesempatan. Bagaimana berdasarkan Anda ?

Belum ada Komentar untuk "Pemerkosaan? Salah Siapa, Pemakai Rok Mini Atau Otakmu?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel