Misteri Pengendara Kendaraan Beroda Empat Mercedes Yang Menabrak Kendaraan Beroda Empat Rx-7 Dalam Film The Fast And The Furious: Tokyo Drift, Dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, Dan Furious 7 - Now Revealed

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya, niscaya tahu dan ingat adegan dimana kendaraan beroda empat Mazda RX-7 yang dikemudikan oleh Han ditabrak oleh sebuah kendaraan beroda empat Mercedes silver hingga meledak dan menciptakan Han meninggal. Ingat bukan? Ya, itu merupakan salah satu adegan dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift. Mungkin bagi anda yang melihat adegan tersebut, melihatnya biasa aja bukan? Atau masuk akal gitu ada adegan menyerupai itu. Anda salah besar! Tahukah anda, ternyata itu ialah KUNCI dari misteri yang ada dalam film Furious 6 dan 7. Akhirnya kini terkuak sudah! Ternyata sehabis saya teliti dengan melihat adegan pengejaran Han di jalanan Tokyo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dengan credit-scene film Furious 6, dan Furious 7; saya sanggup menyimpulkan: Bahwa ternyata film The Fast and The Furious: Tokyo Drift tolong-menolong ialah film yang menceritakan kejadian sehabis apa yang terjadi pada film Furious 6, meskipun film tersebut dibentuk pada tahun 2006. Selebihnya saya akan jelaskan lebih terang dibawah.

Ini merupakan hasil hipotesis saya, sehabis saya teliti. Jujur, sebelumnya juga saya galau hehe. Kok sanggup gitu. Tapi sehabis saya pelajari lebih lanjut ternyata terkuak sudah. Ini bakal menjadi sebuah cerita, jadi baca semua baik-baik biar anda sanggup mengerti dan jadinya terkuak misterinya.

- Sebelumnya kita flashback terlebih dahulu ke film seri sebelumnya, yaitu Furious 4, biar anda tahu bagaimana awal misteri ini muncul. Diceritakan Dominic Torreto, kekasihnya, Letty; Han, Mia, dan lainnya lari ke Republik Dominika. Status mereka sebagai buronan. Suatu hari mereka mempunyai planning untuk membajak sebuah truk gandeng berisi materi bakar, maka tiba waktunya untuk sanksi dan jadinya berhasil. Mereka sukses. Dilain tempat, Brian O'Conner tengah menjalani perkara sindikat narkotika yang dikepalai oleh Arturo Braga. Maka bertemulah Brian dengan Dom kembali guna bersama menangkap Braga bersama dengan timnya yaitu Letty, Mia, Han, dan kedua temannya. Dalam film ini, kekasih Dom yaitu Letty dikabarkan tewas. Sedangkan Dom jadinya menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

- Mari kita berlanjut ke film seri berikutnya, yaitu Fast Five. Diceritakan Dominic Torreto pada film sebelumnya (Fast and Furious 4) menyerahkan diri ke pihak berwajib. Maka beliau dikirim menuju forum pemasyarakatan memakai sebuah bus tahanan. Tidak disangka, ternyata adiknya Mia serta Brian menolong dan membebaskan Dom. Beberapa hari kemudian, seraya menunggu Dom bersama beberapa sobat yang beliau rekrut tiba sambil membawa planning untuk mencuri kendaraan beroda empat di dalam Kereta Api, Mia dan Brian berada di dalam KA. Ternyata distributor DEA (U.S Drug Enforcement Administration) juga berada di dalam KA. Ketika Dom datang, mereka beraksi dengan mencuri kendaraan beroda empat yang disita oleh DEA tersebut. Ketika disaat Mia masuk ke dalam kendaraan beroda empat Ford GT40, Dom menyampaikan bahwa  "rencananya telah berubah"  maka menyuruh Mia untuk segera pergi membawa mobilnya ke safehouse. Disaat itu, 2 orang yang justru rencananya memang untuk mengambil kendaraan beroda empat GT tersebut merasa terbohongi dan jadinya melawan Dom serta Brian. Ketika agen-agen DEA menuju daerah bagasi, mereka justru ditembak oleh salah satu anggota berjulukan Zizi. Dom dan Brian berhasil kabur dan terjun ke sungai, namun ditangkap oleh anak buah Hernan Reyes. Reyes menerangkan kepada mereka bahwa dimana letak kendaraan beroda empat tersebut. Namun jadinya Dom dan Brian sanggup kabur menuju ke safehouse.

Mereka heran kenapa Reyes begitu sangat menginginkan kendaraan beroda empat tersebut, alasannya ialah curiga, Dom, dan Brian membongkar kendaraan beroda empat tersebut dan menemukan sebuah chip komputer. Setelah diperiksa, didalamnya terdapat data aneka macam kebijaksanaan kancil kejahatan Reyes, terutama keberadaan uang US$100 million miliknya. Maka Dom, Brian, dan Mia mempunyai planning untuk mencuri uang tersebut. Maka mereka meminta pertolongan sobat usang mereka Han, Roman Pearce, Tej, serta Gisele, Leo dan Santos. Di ketika itu juga mereka ternyata dikejar oleh distributor Diplomatic Security Service berjulukan Luke Hoobs untuk mempertanggung jawabkan atas janjkematian distributor DEA yang meninggal di dalam KA. Padahal bukan mereka yang membunuh. Tibalah rencana, ketika brankas milik Reyes sudah berhasil diambil, mereka mencoba membukanya di safehouse. Dan tanpa disangka, mereka berhasil, dan uang US$100 Dollar pun keluar dari dalam brankas. Maka uang pun dibagi rata. Mereka berpencar; Han serta pacarnya, Gisele berlibur berdua menuju Madrid; Leo dan Santos menghabiskan uang di Monaco, Roman membeli kendaraan beroda empat sport mewah, Tej membuka bengkel gres menyerupai keinginannya, serta Brian dan istrinya, Mia yang menentukan liburan di pantai bersama Dom. Di adegan post-credit film, Monica Fuentes (tokoh dalam film 2 Fast 2 Furious) menunjukkan sebuah file kepada Hoobs ihwal penyerangan di Berlin. Hoobs melihat foto yang ada didalam file tersebut yang ternyata ialah foto Letty, pacar Dominic yang sebelumnya dikabarkan telah tewas.

- Gimana? Sudah mulai muncul misterinya? Hehe. Oke lanjut ke seri film selanjutnya, yaitu Fast Six. Ternyata pacar Dominic, yaitu Letty Ortiz masih hidup. Dia hanya mengalami lupa ingatan dan jadinya bergabung dengan Owen Shaw, seorang penjahat mantan anggota United Kingdom Special Force. Hoobs tiba ke Dom dan meminta pertolongan untuk membantu beliau memburu Owen Shaw. Setelah beliau menunjukkan foto Letty dan menceritakan bahwa mantan pacar Dom ternyata masih hidup, jadinya Dom menerimanya dengan syarat mereka catatan kriminalnya harus dihapus dan diperbolehkan kembali ke Amerika Serikat. Maka dengan pertolongan Brian, Tej, Roman, Gisele, serta  Han mereka pergi menuju daerah persembunyian Owen Shaw di London. Sedangkan Mia dan Elena tidak ikut dan tinggal bersama Jack, anak dari Brian dan Mia. Di markas mereka, Hoobs memberitahukan bahwa Owen telah mencuri komponen alat dan merakitnya menjadi Nightshade, yaitu alat yang sanggup memadamkan listrik satu negara. Dia menjualnya melalui lelang dengan penawar tertinggi.

Foto Letty, mantan kekasih Dom yang dikabarkan telah tewas

Di lain tempat, Roman, Han, Gisele, dan Riley tengah memeriksa beberapa anak buah Shaw; salah satunya ternyata ada hubungannya dengan Arturo Braga, gembong narkoba yang ditahan Brian pada film sebelumnya. Arturo Braga ialah anak buah Owen Shaw, sekaligus kaki tangannya. Maka Brian menyamar jadi tahanan biar sanggup bertemu dengan Braga. Disana Braga menyampaikan bahwa Brian sanggup bertemu dengan Owen Shaw bila beliau juga ingin bertemu dengan Brian. Dia juga mengungkapkan ternyata ketika Letty dikabarkan tewas akhir ledakan kala itu ternyata tidak benar, Letty selamat. Owen niatnya akan membunuhnya, ketika diketahui bahwa Letty mengalami amnesia, beliau lantas merekrutnya. Ketika adegan dimana Owen Shaw beserta timnya menyerang konvoi militer yang membawa chip komputer untuk diambil guna menuntaskan proyeknya (Nightshade), Dom dan teman-teman tiba menghentikan agresi Owen. Owen berhasil ditangkap bersama anak buahnya. Liciknya, Owen menyampaikan bahwa anak buahnya telah menculik Mia. Mau tidak mau mereka membebaskan Owen beserta anak buahnya, begitu juga Riley yang ternyata anak buah Owen ikut dengannya. Owen beserta anak buahnya masuk ke dalam pesawat kargo untuk siap kabur, di dalam terdapat Mia. Maka Hoobs, Letty, dan Brian masuk ke dalam pesawat sehabis mengejar pesawatnya di landasan dan Brian berhasil membebaskan Mia. Letty membunuh Riley, Letty dan Hoobs loncat dari pesawat dan jatuh di mobil. Pesawat berusaha lepas landas, namun tertahan oleh tali yang dikaitkan dengan kendaraan beroda empat Han, Gisele, Tej, Roman, Brian, dan Mia. Di film ini, kekasih Han yaitu Gisele meninggal ketika akan menolong Han. Dom menuju Owen dan merebut chipnya ketika beliau terlempar jatuh dari pesawat, dan pesawat jatuh terbakar. Dom merebutnya dan mengembalikan kepada Hoobs. Dan Hoobs menepati janjinya untuk menghapus higienis catatan kriminal mereka dan diperbolehkan pergi ke Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, mereka berkumpul kembali, hidup damai bukan sebagai buronan lagi. Namun Han tetapkan untuk pergi ke Tokyo.

Di adegan post-credit, terlihat adegan ketika kendaraan beroda empat RX-7 yang dikendarai Han dikejar oleh Takashi di jalanan kota Tokyo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift. Ketika beliau menoleh kebelakang, ia ditabrak oleh sebuah kendaraan beroda empat Mercedes silver disebuah perempatan dan menciptakan mobilnya hancur lebur. Setelah beberapa saat, terlihat seseorang keluar dari dalam kendaraan beroda empat dan melemparkan sebuah kalung salib ke arah kendaraan beroda empat Han yang terbalik. Ternyata beliau ialah Deckard "Ian" Shaw (Jason Statham), tidak lain ialah kakak dari Owen Shaw. Ketika ia sedang telfon seseorang, beliau bicara: "You don't know me... you're about too." Seketika kendaraan beroda empat Han meledak. Nah dari sini sudah terkuak bukan siapa yang menabrak kendaraan beroda empat Han tersebut, ternyata beliau kakak dari Owen Shaw yang dengan sengaja menabrak kendaraan beroda empat Han guna balas dendam. Eits ini gres sebagian yang terkuak. Saya akan bahas lebih lanjut dibawah, sehingga misterinya akan lebih terbuka.

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

- Mari kita lanjutkan lagi ke film The Fast and The Furious: Tokyo Drift. Loh kok? Kan sudah terkuak diatas. Iya, itu kan post-credit scenes nya. Gini, kita perdalam dulu film ini yah sobat. Soalnya ini film ternyata ada hubungannya loh sama kejadian yang terjadi di film Fast Six. Mungkin bagi kalian terheran-heran, film The Fast and The Furious: Tokyo Drift kan dirilis tahun 2006 sedangkan Fast Six tahun 2013. Nah kini kok sanggup ada hubungannya dengan film Fast Six?? Begini, sang sutradara yaitu Justin Lin tampaknya sengaja menciptakan film The Fast and The Furious: Tokyo Drift terlebih dahulu pada tahun 2006 yaitu biar menjadi prequel untuk film Fast Six sobat. Sehingga pada ketika kita melihat final film Fast Six yaitu pecahan post-credit scenes, kita terheran-heran ketika muncul adegan dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift dimana kendaraan beroda empat Han ditabrak kendaraan beroda empat Mercedes hingga meninggal; nah itu merupakan prequelnya sobat. Hmm cerdas sekali Justin Lin menciptakan penonton memutar otak.

Ini ialah adegan post-credit dalam Film Fast Six:

Dan ini merupakan scene versi orisinil film The Fast and The Furious: Tokyo Drift:

Sekali lagi, sanggup dibilang film ini merupakan prequel untuk film Furious 6 sobat, kejadiannya terjadi sehabis apa yang terjadi dalam film Furious 6. Oke akan saya ceritakan, pasca kejadian yang menciptakan beliau shock alasannya ialah kekasihnya, Gisele; meninggal dunia disaat berusaha menolong dirinya pada film Fast Six, Han tetapkan untuk pergi ke Tokyo. Dia harap Tokyo sanggup menjadi daerah pelariannya yang pas, daerah terakhir yang seharusnya ia habiskan bersama Gisele. Berbekal pembagian rata uang hasil pencurian brankas milik Reyes sewaktu di Rio, dalam film Fast Five, beliau memulai hidup gres di Tokyo. Dia membuka sebuah bengkel mobil, namun alasannya ialah bangunannya berdiri diatas tanah milik paman Takashi "D.K", berjulukan Kamata yang seorang Yakuza; mau tidak mau Han harus menjalankan bisnis dengan Takashi.

Sementara itu, di Arizona, Amerika Serikat, seorang siswa Sekolah Menengan Atas berjulukan Sean Boswell (Lucas Black) diceritakan telah berhasil memenangkan sebuah balapan. Namun beliau harus berurusan dengan hukum. Dan dengan kebijaksanaan pihak berwajib dengan ibunya, mau tidak mau beliau harus pindah untuk kesekian kalinya. Kali ini ke Tokyo, untuk tinggal bersama ayahnya yang seorang Perwira Angkatan Laut Amerika Serikat. Sepasca pindah, beliau mengalami kesulitan dalam segala hal; mulai dari hambatan bahasa, teman, hingga keseharian warga Jepang yang jarang sekali beliau ketahui. Malah beliau di Jepang oleh si Drift King "Takashi" disebut  gaijin  yang artinya warga asing. Namun beruntung, di sekolah barunya beliau bertemu dengan Twinkie (Bow Wow) yang ternyata juga suka dalam dunia balap mobil. Akhirnya lambat laun kekerabatan mereka tambah akrab. Dia juga lah yang mengenalkan dunia drift kepada Sean. Disaat Sean mendekati Neela (Nathalie Kelley) yang ternyata pacar Takashi, Takashi terlihat jengkel dan mendekat ke Sean dan mencacinya. Setelah itu Sean menantang DK untuk laga balapan, alasannya ialah tidak mempunyai mobil, jadinya ditertawakan oleh Takashi dan temannya. Tiba-tiba, Han Seoul-OH melemparkan kunci kendaraan beroda empat kepada Sean dan meminjamkan mobilnya. Akhirnya mereka balapan, alasannya ialah treknya yang ternyata "harus" mengemudi drift, Sean kalah dan malah menghancurkan kendaraan beroda empat Nissan Silvia S-15 yang dipinjamkan oleh Han alasannya ialah tidak tahu cara untuk menge-drift. Takashi yang seorang DK (Drift King), wajarlah memenangkan balapan.

Beberapa hari kemudian, Han memberitahu Sean bahwa kini Sean harus bekerja dengannya. Lambat laun kekerabatan mereka bertambah akrab, malah Han mengajarkan beliau untuk mencar ilmu ilmu drifting hingga jadinya Sean sanggup menguasainya. Ketika Sean, Han, Twinkie, serta Neela berada di bengkel milik Han, tiba-tiba tiba Takashi dan temannya, Marimoto untuk menemui Han. Ia mengungkapkan bahwa bisnisnya kini tidak memenuhi harapan, dan beliau tahu Han telah mencuri darinya. Ketika tidak ada jalan keluar untuk kabur, Twinkie mengecoh perhatian Takashi dan Marimoto. Sehingga Sean serta Neela berhasil kabur, begitupun juga Han. Di jalanan Tokyo mereka saling kejar-kejaran, namun jadinya Marimoto mengalami kecelakaan. Tinggalah Han, Sean, Neela, serta Takashi. Takashi yang memang tidak mempedulikan Sean, lebih menentukan mengejar Han dan berencana ingin membunuhnya dengan menembak beling kendaraan beroda empat Mazda RX-7 milik Han. Namun ketika Han sedang melihat ke belakang, tiba-tiba mobilnya ditabrak oleh sebuah kendaraan beroda empat Mercedes silver disebuah perempatan hingga menciptakan mobilnya berputar dan jadinya remuk terbalik. Nah, dalam film aslinya (The Fast and The Furious: Tokyo Drift) kan pengemudi Mercedesnya tidak diketahui, dan ternyata yang menabrak ialah Deckard Shaw (Jason Statham), kakak dari Owen Shaw. Deckard Shaw melaksanakan balas dendam kepada Dom dan kawan-kawan atas apa yang dilakukan kepada adiknya (Owen Shaw) di film Furious 6. Hmm... jadinya terkuak juga. Hilanglah sudah rasa ingin tau selama ini, hehe. Ternyata semua ada kaitannya dengan film Fast and Furious 4, Fast Five, dan Fast Six. Ketika Ian Shaw keluar dari dalam kendaraan beroda empat Mercedes, ia mendekat dan melemparkan sebuah kalung berbentuk salib (sepertinya milik Dom) ke arah kendaraan beroda empat Han. Dan beliau seketika menelepon seseorang yang tidak lain ialah Dominic Torreto, dan bicara menyerupai ini: "You don't know me... you're about too." Seketika kendaraan beroda empat Han tiba-tiba meledak dan menewaskan dirinya. Sementara itu, Takashi menentukan pergi kabur. Disinilah final dari perjalanan Han Seoul-Oh dalam film selama ini :')

Sean yang melihat temannya, Han; tewas dalam ledakan itu, Neela lantas mengajak Han untuk segera kabur. Mereka pergi ke rumah ayah Sean. Tiba-tiba Takashi tiba dan menodongkan senjata ke Sean, dan tiba-tiba ayahnya Sean juga menodongkan senjata ke arah Takashi. Akhirnya Neela ikut dengan Takashi. Dan ayah Sean jadinya menuntut Sean untuk kembali lagi ke Amerika Serikat, namun Sean bersikeras untuk tetap tinggal. Twinkie tiba menemui Sean dan menunjukkan uang yang selama ini Han curi, maka beliau menemui Kamata, yaitu paman Takashi untuk mengembalikan uangnya dan mengusulkan untuk mengadakan laga balapan dengan DK untuk menentukan siapa yang akan meninggalkan Tokyo. Kamata menyetujuinya, dan rute balapan bertempat di gunung yang merupakan jalur yang dikuasai oleh Takashi. Keesokan harinya, Sean, Neela, Twinkie, dan kedua temannya kaget melihat bengkel milik Han dipasang garis polisi dan semua kendaraan beroda empat Han disita oleh pihak berwajib. Maka, Sean segera menentukan kendaraan beroda empat mana yang akan ia pakai untuk balapan bersama DK. Akhirnya ia tetapkan kendaraan beroda empat Ford Mustang GT tahun 1967 milik ayahnya yang rusak untuk digunakan balapan nanti dengan DK, dengan memodifikasi bersama teman-temannya; salah satunya yaitu mengganti mesin kendaraan beroda empat dengan mesin kendaraan beroda empat Han yang waktu ia hancurkan pertama kali yaitu Nissan Silvia S-15 ketika balapan dengan DK dulu. Tibalah waktunya, jadinya Sean berhasil memenangkan balapan. Kamata menyampaikan akan menepati janjinya, beliau dan Takashi akan meninggalkan Tokyo.

Akhirnya Sean dinobatkan menjadi Drift King yang gres menguasai parkir bawah tanah dan Neela menjadi pacarnya. Beberapa ketika kemudian, Twinkie memberitahu Sean bahwa ada seseorang yang ingin mengajaknya laga balapan. Awalnya Sean mengacuhkannya, namun ketika Twinkie menjelaskan kembali bahwa pembalap tersebut kenal dengan Han, Sean membisu dan jadinya mendapatkan tantangan tersebut. Ketika Sean dengan mobilnya mendekat di samping kendaraan beroda empat seseorang yang mengajaknya balapan, ternyata didalam kendaraan beroda empat tersebut ialah Dominic Toretto! Mereka mengobrol sedikit dan jadinya memulai balapan.

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Nah kini saya mau tanya nih, kenapa tiba-tiba di final film Dominic Toretto muncul dalam film? Dan laga balapan dengan Sean. Ternyata, Dom jadinya pergi ke Tokyo sehabis mendengar kabar bahwa Han telah meninggal dunia. Dan juga alasannya ialah mendapat kabar dari penelfon misterius yang bilang: "You don't know me... you're about too". Padahal itu yang menelfon ialah Deckard Shaw. Waw sangat mengejutkan sekali, bukan? Nah terakhir saya akan menjelaskan lagi bagaimana Dom sanggup tahu bahwa beliau mendapat kabar Han telah meninggal dan pergi ke Tokyo, ternyata ada hubungannya sama seri film terbarunya loh sobat yaitu Furious 7. Yuk kita gali lebih dalam.

Setelah mereka mengalahkan Owen Shaw pada film sebelumnya, dan catatan kriminal mereka benar-benar sudah terhapus, Dom, Brian, dan Mia kembali ke Amerika untuk memulai hidup baru. Brian kini telah mencar ilmu untuk sanggup menjadi ayah yang baik untuk anaknya, Jack. Dan berusaha membangun kehidupan yang gres bersama istrinya, Mia. Film dimulai ketika seseorang yang muncul dalam post-credit scenes Furious 6, yang menabrak kendaraan beroda empat Han sedang mengunjungi rumah sakit daerah adiknya, Owen Shaw dirawat di London. Dialah Deckard Shaw, kakak dari Owen Shaw. Semenjak tahu bahwa adiknya dibentuk sengsara oleh Dom dkk, sehingga hingga masuk rumah sakit, Deckard Shaw memberitahukan kepada adiknya bahwa ia akan membalaskan dendam adiknya tersebut kepada Dom dan kawan-kawan. Maka beliau menerobos masuk ke dalam kantor DSS (Diplomatic Security Service) milik Hoobs untuk mencari tahu data ihwal Dom serta kawan-kawannya. Karena kepergok oleh Hoobs, maka terjadilah perkelahian hingga jadinya Hoobs kalah akhir terjun dari gedung yang terkena ledakan dan dirawat di rumah sakit. Ketika Deckard selesai duel dengan Hoobs, beliau melihat layar LCD yang bergambarkan data ihwal Han Seoul-Oh yang kini sedang berada di Jepang. Maka beliau pergi ke Jepang dan berencana menghabisi Han.

Sementara itu, di Los Angeles, Amerika Serikat, daerah dimana Dom, Brian, Mia, serta anaknya Jack tinggal; rumah mereka dikirimi paket kardus besar yang tertera kiriman dari Jepang. Dom maupun Mia sebelumnya tidak mewaspadai paket tersebut, namun ketika Dom berada di luar rumah, ia tiba-tiba ditelfon oleh seseorang yang mengatakan: "You don't know me... you're about too." yang ternyata itu ialah Deckard Shaw sehabis berhasil menabrak kendaraan beroda empat Han di Tokyo. Dan jadinya kardus yang tolong-menolong ialah kiriman bom dari Deckard tersebut meledak menghancurkan rumah mereka. Namun Dom, Brian, Mia, serta anaknya Jack selamat. Ledakan tersebut cuma berselang beberapa detik sehabis meledaknya kendaraan beroda empat Han, jadi sehabis kendaraan beroda empat Han meledak terbakar, selang sekitar 1-2 detik kemudian terjadi ledakan tersebut. Hayo masih ingat kan? Ya, dari credit-postnya Fast Six. Di Tokyo Drift juga. Sekarang sudah terkuak tuntas. Namun saya akan menceritakan jalan kisah lengkap dari film terakhir Paul Walker ini.

Setelah kejadian tersebut, beliau mengunjungi Hoobs di rumah sakit untuk menanyakan siapa yang melaksanakan ini. Setelah diberitahu oleh Hoobs, Dom kini tahu ternyata kini mereka telah berhadapan dengan kakak dari Owen Shaw, yaitu Deckard Shaw; dan sadar Deckard tengah membalas dendam kepada mereka akhir apa yang telah Dom dan kawan-kawan lakukan kepada Owen Shaw di film sebelumnya. Namun Dom merasa ingin balas dendam juga terhadap Deckard dikarenakan telah membunuh Han. Maka beliau pergi ke Jepang untuk membawa pulang Han dan dimakamkan di Amerika. Nah kini saya mau tanya, kalian masih ingat kan adegan final dari film The Fast and The Furious: Tokyo Drift yang sudah saya jelaskan diatas? Dimana Sean Boswell laga balap bersama Dominic Torreto? Nah kini dalam film ini juga ada sangkut pautnya juga loh. Simak yah. Setelah Dom pergi dan berada Jepang, beliau bertemu dengan Sean Boswell, sobat dekat Han ketika Han berada di Jepang. Mereka jadinya laga balap di parkiran gedung bawah tanah. Ketika balapan selesai, Sean mengobrol dengan Dom dan menunjukkan benda yang beliau temukan di lokasi ketika Han meninggal akhir ledakan mobil. Antara lain foto kekasihnya, Gisele; yang sudah meninggal, serta kalung salib milik Dom. Itu menciptakan Dom ingin tambah membalaskan dendamnya kepada Deckard.

Jasad Han sudah Dom bawa ke Amerika, dan dimakamkan disana. Di lokasi prosesi pemakaman, terlihat Tej, Roman, serta Brian hadir. Usut punya usut Deckard ikut berada di pemakaman, namun memisah di dalam mobil. Dom mengetahui keberadaannya, jadinya beliau masuk ke dalam kendaraan beroda empat dan mengejar Deckard. Maka terjadilah kejar-kejaran. Hingga jadinya kejar-kejaran mereka berhenti disebuah parkiran gedung. Disana mereka saling mengadu mobil. Ketika mereka selesai berbincang, muncul sebuah anggota operasi bersenjata yang menembaki Deckard yang dikepalai oleh Frank Petty. Deckard kabur. Setelah mengobrol, Dom tidak peduli dengan "Mr. Nobody" ini. Namun ketika Petty memberitahukan bahwa beliau sanggup membantu Dom mencari Deckard, ia jadinya bekerja sama. Namun dengan syarat, Dom dan kawan-kawan harus membebaskan seorang hacker berjulukan Ramsey yang disandera oleh sekelompok teroris. Yang ternyata hacker tersebut mempunyai sebuah kegiatan berjulukan God's Eye, dimana dalam kegiatan tersebut sanggup melacak seseorang dimanapun beliau berada. Dengan kesiapan serta taktik yang sudah mantap, waktunya untuk membebaskan hacker tersebut. Ketika sudah berhasil menyelamatkan dia, beliau menerangkan bahwa God's Eye sudah beliau titipkan kepada seseorang di Abu Dhabi. Maka terbanglah mereka ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Namun tanpa mereka ketahui, sebuah kelompok teroris yang sebelumnya menculik Ramsey juga ingin menangkap Ramsey kembali dengan mengambil alih God's Eye pimpinan Mose Jakande; seorang teroris asal Somalia.

Namun, ketika mereka menemui orang tersebut, sobat Ramsey yang berjulukan Safar tersebut malah berhasil menjualnya kepada milyuner Abu Dhabi. Dan God's Eye tersebut tersimpan di flash drive sebuah kendaraan beroda empat mewah. Mereka jadinya menyamar dan menyusup masuk ke sebuah pesta perayaan orang kaya yang digelar oleh milyuner tersebut untuk mengambilnya, Letty bersama Roman mengawasi sekitar, Tej dan Ramsey bertugas membuka segala sesuatu terutama pintu daerah kendaraan beroda empat disimpan, serta Dom dan Brian bertugas untuk mengambilnya. Namun jadinya mereka terbongkar. Brian dan Dom yang terpojok di dalam ruangan tersebut menentukan kabur dengan membawa kendaraan beroda empat tersebut. Namun tidak disangka Deckard Shaw juga berada disana, dan menembaki mobil. Mereka mengendarai kendaraan beroda empat tersebut hingga jadinya ada adegan dimana mereka terjun dari gedung satu menuju gedung lainnya, yang tidak lain ialah Gedung Etihad/Etihad Tower. Hingga jadinya kendaraan beroda empat terjun ke bawah, namun Brian serta Dom selamat sehabis melompat dari dalam mobil. Dan berhasil mengambil flash drive yang berisi God's Eye tersebut.

Di sebuah bengkel, masih di Abu Dhabi, Dom dan kawan-kawan menunjukkan God's Eye tersebut kepada Petty "Mr. Nobody". Ukuranya kecil, berbentuk chip. Namun Petty menunjukkan God's Eye tersebut kepada Dom, beliau menerangkan bahwa beliau memenuhi janjinya untuk membantu Dom untuk melacak Deckard Shaw memakai God's Eye tersebut. Dan jadinya Dom memerintahkan Ramsey untuk mengaktifkan God's Eye tersebut dan melacak dimana keberadaan Shaw. Setelah dilacak, Shaw bersembunyi di sebuah pabrik yang ditinggalkan. Maka jadinya Brian, Dom, Petty, bersama beberapa anak buah Petty menuju ke sana untuk menangkapnya. Namun tiba-tiba mereka diserang oleh sekelompok orang, yang ternyata ialah kelompok teroris yang waktu itu menculik Ramsey yang dipimpin oleh Mose Jakande. Terjadilah baku tembak, semua anak buah Petty tewas. Sementara Petty yang terkena termbakan dibawa oleh Brian serta Dom dan berhasil kabur. Parahnya, pelacak God's Eye yang dibawa oleh salah satu anak buah Petty yang tewas untuk melacak keberadaan Shaw tertinggal dan ditemukan oleh Jakande, jadinya God's Eye digunakan oleh Jakande untuk menemukan Ramsey.

Hingga jadinya mereka berhenti di tengah jalan yang dikelilingi oleh gurun pasir, Brian serta Dom meninggalkan Petty atas undangan Petty sendiri. Tuturnya, beliau juga nanti akan dijemput oleh anak buahnya sambil Dom melihat sebuah helikopter terbang mendekat. Setelah berhasil kabur dari Jakande, mereka kembali ke Los Angeles. Dom bersama Letty, Brian, Tej, Ramsey, serta Roman menciptakan suatu planning untuk meretas kembali God's Eye yang sudah dicuri oleh Jakande beserta kelompoknya. Sementara itu, Dom berkemas-kemas juga untuk melawan Deckard Shaw. Dia mengendarai kendaraan beroda empat Dodge Charger yang dulu digunakan ayahnya sebelum meninggal. Sedangkan Shaw mengendarai kendaraan beroda empat Aston Martin DB9. Sementara itu, sebuah helikopter yang ditumpangi oleh Mose Jakande terbang di atas langit kota Los Angeles. Dia membawa God's Eye yang sudah terpasang di helikopter. Dia mengaktifkannya untuk menemukan Torreto. Setelah berhasil terlacak, ternyata beliau memberi tahukan keberadaan Dom kepada Deckard Shaw! Ternyata Mose Jakanda bekerja sama dengan Deckard Shaw. Setelah itu, mereka melacak keberadaan Ramsey. Hingga jadinya mereka menemukan Ramsey bersama dengan Brian di dalam kendaraan beroda empat Nissan GTR. Ketika mereka berpencar, Jakande mengeluarkan pesawat tanpa awak. Sementara itu, Shaw yang telah menemukan Dom mengikuti menuju ke gedung parkiran, dimana memang sudah direncanakan oleh Dom sebelumnya. Sementara itu Brian dkk yang memang rencanannya memakai 'taktik' untuk saling memindahkan Ramsey dari kendaraan beroda empat satu ke kendaraan beroda empat yang lain biar tidak gampang dilacak oleh Jakande jadinya berhasil dilacak kembali. Jakande yang tahu bahwa Ramsey memakai sebuah tiang pemancar stasiun televisi untuk meretas God's Eye nya menembakkan rudal dan menghancurkan tiang tersebut. Alhasil, loading untuk meretas terhenti. Sementara itu di atas parkiran, Dom serta Shaw saling menabrakkan mobil. Setelah mereka keluar dari mobil, mereka berkelahi. Untuk melanjutkan meretas God's Eye, mereka harus menemukan sebuah pemancar yang lain. Brian lah yang mencarinya. Hoobs yang memang sengaja pergi dari rumah sakit untuk membantu Dom dengan memakai kendaraan beroda empat ambulance berhasil menghancurkan pesawat tanpa awak yang mengejar kendaraan beroda empat yang ditumpangi Letty serta Ramsey sehabis terjun dari atas sebuah terowongan. Ramsey dan Letty selamat. Hoobs pun selamat.

Sementara itu, Brian berhasil menghubungkan tiang pemancar dengan Ramsey. Hingga jadinya God's Eye sudah berhasil diretas dan diambil alih. Dom yang sedang berkelahi dengan Shaw sengaja ditembak oleh helikopter yang ditumpangi oleh Jakande, namun rudal tersebut terkena lantai atas bangunan. Bangunan parkiran yang memang bertingkat-tingkat tersebut retak dan roboh bersama dengan Shaw terjatuh. Ketika Jakande berencana ingin menembak Dom juga, tiba-tiba Hoobs tiba dengan menembak helikopter. Dom memanfaatkannya untuk kabur dan melaksanakan rencananya kembalil yaitu melemparkan kantong berisi granat ke helikopter. Namun helikopter tetap terus menembak kendaraan beroda empat Dom. Sementara Hoobs masih terus menembak helikopter tersebut hingga jadinya mengenai rotor, dan mengakibatkan helikopter hilang kendali. Dom yang berusaha ingin melemparkan kantong tersebut ke helikopter memakai mobilnya gagal, sehingga mobilnya terjatuh. Letty, Ramsey, Tej, serta Roman yang melihat Dom jatuh segera menolong. Namun, siapa sangka, perjuangan Dom tidak sia-sia. Ternyata ia berhasil. Kantong yang berisi granat tersebut melekat di salah satu pecahan tubuh helikopter. Hoobs yang melihatnya segera menembak kantong tersebut dan meledakkan helikopter yang membawa Mose Jakande dan terjatuh. Hoobs segera menolong Dom. Ketika Dom sekarat, Letty terlihat duka memangku Dom. Dia jadinya teringat segala masa lalunya dulu, ketika ia dan Dom menikah. Hingga jadinya Dom sadar.

Deckard Shaw jadinya ditangkap dan ditahan di penjara CIA berkeamanan tinggi oleh Hoobs. Sementara itu, Dom, Roman, Tej, Ramsey, Letty, serta Mia berada di sebuah pantai. Mereka melihat Brian kini telah menemukan kebahagiaan yang sesungguhnya bersama keluarga barunya, dan berdasarkan mereka sudah saatnya Brian untuk pensiun dan mulai fokus untuk hidup bersama Mia, serta anaknya; Jack. Menuju final film, Dom tiba-tiba beranjak pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal kepada Brian. Tapi menurutnya: "Tidak ada kata perpisahan". Hal ini terang pertanda bahwa Dom menggangap Brian 'Paul Walker' sudah menyerupai ada di dalam jiwanya, meskipun kini Paul Walker sudah tiada. Ya ngerti sendiri kan aslinya Paul Walker meninggal alasannya ialah kejadian kecelakaan kendaraan beroda empat di tahun 2013, meskipun sebagian besar filmnya diperankan oleh adiknya, yaitu Cody dan Caleb Walker. Ketika Dom sedang berhenti di tanda stop, tiba-tiba ternyata Brian mengejar Dom dan berhenti di samping kendaraan beroda empat Dom. Mereka saling mengobrol dan jadinya mereka saling berkendara berdampingan. Dom mengingat kembali masa-masa dulu ketika masih bersama Brian, mulai dari awal film The Fast and The Furious hingga Fast Five. Ini juga menegaskan bahwa produser film ingin penonton mengingat kembali memoriam Paul Walker ketika beliau masih hidup dan bermain film di seri sebelumnya. Hingga jadinya di sebuah percabangan jalan, mereka berpisah. Brian menuju ke jalan satu, dan Dom ke jalan satunya. Seakan-akan mereka memang sudah ditakdirkan berpisah.

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED

Jika anda salah satu pecinta film seri Fast and Furious menyerupai saya Misteri Pengendara Mobil Mercedes yang Menabrak Mobil RX-7 dalam Film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, dan Furious 7 - NOW REVEALED


Sedih yah sobat. Pada scene dimana Brian beserta keluarganya sedang bermain di pantai hingga scene dimana Paul Walker tersenyum ke Vin Diesel, itu sudah berhasil menciptakan saya merasa bersedih. Begitupun juga semuanya yang menonton. Menurut sang Sutradara, film ini memang didedikasikan untuk mendiang Paul Walker.

Jadi, sanggup saya simpulkan, urutan yang benar film dari awal yaitu:
1. The Fast and The Furious (2001)
2. 2 Fast 2 Furious (2003)
3. Fast and Furious/Fast and Furious 4 (2009)
4. Fast Five (2011)
5. Fast and Furious 6/Fast Six (2013)
6. The Fast and The Furious: Tokyo Drift (2006)
7. Furious 7 (2015)

Dan juga penabrak kendaraan beroda empat Han yaitu Deckard Shaw, tidak lain kakak dari Owen Shaw.

Gimana? Puas sobat? Gimana ulasan saya di atas? Saya harap anda menikmati ulasan saya ini. Yap, jadinya saya kira cukup hingga disini, maaf bila ada kesalahan dalam penulisan maupun hal yang menciptakan anda bingung. Sekali lagi terima kasih sudah membaca.

Belum ada Komentar untuk "Misteri Pengendara Kendaraan Beroda Empat Mercedes Yang Menabrak Kendaraan Beroda Empat Rx-7 Dalam Film The Fast And The Furious: Tokyo Drift, Dan Hubungannya Dalam Film Furious 6, Dan Furious 7 - Now Revealed"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel