Jangan Menikah Alasannya Alasan Ini!

 seharusnya diucapkan dengan penuh ketulusan dan iktikad ketika  kau dan pasangan sudah m Jangan Menikah Karena Alasan ini!
“I Do” seharusnya diucapkan dengan penuh ketulusan dan iktikad ketika kau dan pasangan sudah memantapkan hati untuk berangkat ke altar. Jangan hingga kau mengucapkan kata sakral ini alasannya yaitu alasan yang salah menyerupai berikut ini yang dikutip dari berjambang.blogspot.com.

Tuntutan Keluarga
Orangtua niscaya mendambakan sosok laki-laki yang sanggup menjaga dan membahagiakan kamu. Tapi bukan berarti kau tetapkan untuk menikah hanya alasannya yaitu tidak tahan didesak oleh orangtua. kau sanggup kanmeyakinkan orangtua bahwa kau menunggu orang yang tepat. Yang menjalani masa-masa komitmen nikah nanti itu yaitu kau sendiri, bukan mereka.

Faktor Umur
Tidak ada patokan umur ideal seseorang untuk menikah. Memang sebaiknya kau memperhitungkan masa yang sempurna untuk punya anak, dengan mempertimbangkan banyak hal—antara lain usia, dan keuangan kau dan pasangan. Tapi tidak lantas kau buru-buru menikah hanya alasannya yaitu usia yang sudah melewati masa ideal memiliki anak. Salah-salah kau malah tidak senang dengan komitmen nikah kamu.

Mengikuti Tren
Nah, hal yang satu ini juga sering menimpa wanita-wanita yang belum menikah. Karena melihat teman-temannya sudah menikah, lantas kau pun ingin cepat-cepat menikah. Hati-hati dear, bila kau terburu-buru dalam menentukan pasangan, sanggup jadi evaluasi kau menjadi tidak objektif dan berakhir pada kekecewaan.

Terlalu Lama Berpacaran
kamu mungkin sudah usang menjalin hubungan dengan kekasih. Terlalu usang malah. Tapi mungkin kau belum merasa siap untuk menikah dengannya, maka jangan dipaksakan. Jangan pula berpikir, bila tidak menikah maka kau mungkin mengecewakan keluarga kedua belah pihak. Saran Cosmo: pikirkan kebahagiaan kau terlebih dahulu sebelum membahagiakan orang lain. Ingat dear, kau tidak sanggup membahagiakan semua orang di dunia ini, kan?

Belum ada Komentar untuk "Jangan Menikah Alasannya Alasan Ini!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel