Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun

Pemandangan istri bongkok menuntun suaminya yang buta sepanjang jalan dan sepanjang hari menjadi sebuah ‘gertakan halus’ di hati banyak insan masa kini. Di tengah hiruk pikuk cinta, hidup dan perceraian, dua insan tersebut melangkah pelan tapi niscaya dalam keterbatasan yang mereka miliki.

Seringkali pasangan masa sekarang berpisah atas nama perbedaan prinsip. Sementara apa yang akan Anda lihat ini hanyalah sebuah cinta sederhana yang berkomitmen untuk bersama selamanya.

Dimulai Dari Cinta

Kalau bicara perihal kesulitan yang dialami di masa pernikahan, pasangan ini juga mengalaminya. Sejak menikah 55 tahun lalu, pasangan asal Guangxi, China, ini berjanji tak akan meninggalkan satu sama lain. Bahkan Huang Funeng, tadinya ialah laki-laki yang bisa melihat dan sehat.
Pemandangan istri bongkok menuntun suaminya yang buta sepanjang jalan dan sepanjang hari m Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun
Namun Yang Maha Memiliki membalik keadaan mereka dengan sekejap, dari yang sehat jadi sakit. Tahun 1985, Huang Funeng mulai mengalami penyakit mata yang serius dan membuatnya perlahan-lahan mengalami kebutaan. Kehidupan mulai berkembang menjadi sulit, tapi istrinya tidak…

Ujian Yang Menguatkan

Huang Funeng mulai mengalami kebutaan. Tapi, sang istri tidak berhenti menyayanginya. Ia menjadi mata bagi suaminya itu, meski dirinya sendiri mengalami duduk kasus osteoporosis yang menciptakan tulang punggungnya bongkok.

Hidup harus terus berjalan, sehingga sang istri tidak melangkah sendiri meninggalkan suami yang terpuruk dalam kegelapan. Setiap hari untuk bisa bertahan hidup, keduanya beternak ayam dan bebek. Keduanya diuji dengan keterbatasan masing-masing, tapi malah menguatkan satu sama lain.
Pemandangan istri bongkok menuntun suaminya yang buta sepanjang jalan dan sepanjang hari m Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun
Istri Huang Funeng membawa sebilah tongkat semoga suaminya bisa mengikuti ke mana kakinya melangkah. Dengan demikian sang suami tidak akan tersesat. Meski dengan punggung bongkok dan kondisi makin renta, perempuan itu tetap menuntun suaminya di depan.  Ujian ini bukan alasan untuk memikirkan diri sendiri dan mengalah pada keadaan.

Cinta Itu Masih Ada
Banyak netizen yang salut dan bersimpati dengan kedua suami istri ini. 55 tahun dan dihantam ketidakmampuanpun, mereka masih tidak terpisahkan. Sementara ketika ini di China, dan banyak sekali potongan dunia manapun, cinta dan ijab kabul menyerupai mainan. Kalau sudah bosan atau tidak berharga, akan dibuang dan ditinggalkan begitu saja.
Pemandangan istri bongkok menuntun suaminya yang buta sepanjang jalan dan sepanjang hari m Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun
Huang Funeng dan istrinya hanya mempunyai satu sama lain, tanpa anak dan tanpa kerabat. Mereka dipertemukan Tuhan untuk saling menemani dan menyadari bahwa keduanya harus menjaga hubungan yang bagaikan anugerah itu.
Pemandangan istri bongkok menuntun suaminya yang buta sepanjang jalan dan sepanjang hari m Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun
Andai itu bukan Huang Funeng, mungkin lain ceritanya. Andaipun bukan istri Huang Funeng, mungkin laki-laki itu akan ditinggalkan. Siapa yang tahu? Tuhan sudah menyiapkan orang yang tepat, tinggal kita mau menjaganya atau tidak.

Banyak pasangan modern merasa cinta sejati sudah usang mati dan cinta masa sekarang sangat bersahabat dengan kepalsuan. Semoga kita masih diberi kesempatan untuk mencicipi kebahagiaan sederhana menyerupai pasangan ini. Sesederhana air putih yang murni dan bermanfaat. Percayakah Anda masih ada cinta sejati di dunia ini?

Belum ada Komentar untuk "Istri Bongkok Menuntun Suami Yang Buta Selama 30 Tahun"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel