Baja Asing Damaskus Harta Yang Hilang


Tentara Salib Eropa pulang ke rumah dengan membawa dongeng perihal pedang aneh prajurit Islam yang bisa memotong kain yang melayang, sanggup ditekuk 90 derajat dan diluruskan lagi tanpa kerusakan. Mereka menyebut itu dengan logam baja Damaskus. Meskipun sekarang kemajuan perihal ilmu material telah berabad-abad, tapi belum diketahu persis bagaimana cara berakal besi Islam menciptakan pedang tersebut.

Pandai besi Eropa kala itu tahu jikalau pedang aneh prajurit Islam tersebut dibentuk dari baja yang ditempah dalam wadah khusus, tetapi tetap saja berakal besi Eropa tidak sanggup menggandakan ketajaman, fleksibilitas dan ciri-ciri khasnya. Logam baja Damaskus ini telah menarik keingintahuan para peneliti menyerupai Michael Faraday bahkan ilmuwan material dikala ini.

John Verhouven di Universitas Iowa telah menemukan bahwa hanya tipe tertentu dari wadah khusus untuk melebur baja, elemen lain menyerupai vanadium, akan menghasilkan contoh yang tepat. Dan pada tahun 2006, para peneliti di Universitas Teknik Dresden, Jerman, mempelajari pedang prajurit Islam dengan mikroskop elektron dan menemukan bahwa kekuatan pedang mereka mungkin berasal dari nanotube karbon dan kawat nano yang dibentuk dari mineral yang disebut sementit. Struktur serupa akan menghasilkan materi komposit modern yang kuat. Namun, resep sempurna untuk menciptakan pedang prajurit Islam itu masih menjadi misteri.

Belum ada Komentar untuk "Baja Asing Damaskus Harta Yang Hilang"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel