Banyak Orang Tertarik Ikut Cpns, Berapa Sih Gajinya? Apa Dapat Bikin Kau Jadi Sultan?

Sudah dari jaman nenek moyang, Kaprikornus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipandang dengan nilai tinggi dan biasanya jadi kategori incaran para calon mertua. Percaya deh orang bau tanah mana yang nggak mau anak gadisnya dinikahi PNS. udah honor tetap, dapet uang tunjangan, karir terang dijamin AUTO NIKAH deh kalo kau jadi PNS. Bahkan demi jadi PNS banyak loh yang rela bayar puluhan juta agar lolos jadi PNS nggak usah tes-tes an. Orang kaya gitu mah anti tes-tes club kalau uang sanggup berbicara ngapain ikut tes?



Duh ngilu deh lihatnya udah cantik, jadi PNS lagi

Bahkan banyak banget perkara dimana orang bunuh diri alasannya ialah gagal lolos seleksi CPNS. bahkan tahun 2017 kemarin sudah menumbalkan satu orang korban jiwa dengan inisial DMK (31 Tahun) yang putus asa alasannya ialah gagal lolos tes CPNS berkali-kali.

Tahun ini, berdasarkan catatan Badan Kepegawaian Negara (BKN) (PDF), ialah tahun dengan pelamar CPNS terbanyak dalam sejarah. Total, ada 4.436.694 pelamar.

Ada beberapa alasan yang memotivasi orang melamar jadi PNS, salah satunya alasannya ialah profesi ini dianggap "enak". Punya honor besar dan tetap, sementara kalau pensiun nanti, masih menerima derma setiap bulan. Dari tingkat kesulitan, kerja PNS dianggap gampang dan bersifat administratif. Faktor lain yang memikat sebagian orang untuk melamar ialah perjalanan dinas atau penempatan yang sanggup disambi jalan-jalan keliling Indonesia.

“Bisa hingga pulau-pulau terluar jadi sekalian mengenal kultur dan kondisi kawasan lain,” kata Tri Hardi Putra, seorang PNS di Direktorat Logistik Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Perikanan (PDSPKP).

Mantan wartawan Republika ini lolos tes CPNS pada 2014 kemudian sehabis tahun sebelumnya mencoba tes di Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan. Pada 2013, tes CPNS masih memungkinkan pelamar untuk menentukan deretan di beberapa kementerian.

Pengalaman "menjelajah Nusantara" inilah yang tidak ia temukan selama jadi wartawan. Putra kala itu hanya bertugas meliput berita-berita di kisaran Jabodetabek, paling jauh ke Kota Malang, Jawa Timur ketika meliput pertandingan Arema.

“Lihat abang pertama yang PNS pergi dinas terus, di situ saya mulai iri,” ungkapnya setengah berkelakar.

Kebetulan, di tahun yang sama ketika Putra lolos tes CPNS, ia tengah berencana menikah dengan teman sekantor. Lantaran peraturan ketika itu melarang adanya janji nikah satu perusahaan, Putra alhasil makin yakin mengambil kesempatan untuk mengabdikan diri kepada negara.

Gaji PNS VS Karyawan Swasta lebih besar mana?



Saat ini Putra masuk sebagai PNS golongan III A, honor pokok yang ia terima tiap bulan mencapai Rp2,8 juta. Jumlah tersebut belum termasuk derma jabatan sekitar Rp3,9 juta dan uang makan Rp30 ribu per hari. Total per bulan, Putra sanggup menerima bayaran senilai Rp7,3 juta, masih jauh lebih tinggi dari honor wartawan yang ketika itu ia terima.

Laman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) merinci besaran honor dan derma yang diperoleh PNS secara umum. Untuk pangkat Jabatan Administrasi (JA) tingkat 1-16 berkisar antara Rp2,5 juta hingga 7,25 juta. Lalu Jabatan Fungsional (JF) tingkat 4-20 sekitar Rp3,56 juta hingga 8,94 juta. Sementara Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) tingkat 16-27 berada di rentang Rp8,5 juta hingga Rp11,9 juta.

Nominal tersebut belum termasuk ragam tunjangan. BKN hanya merinci besaran derma kinerja yang dihitung sebesar 5 persen dari gaji. PNS dengan kontrak kinerja jabatan yang sama sanggup menerima derma kinerja berbeda, bergantung pada capaian kinerja.

Bagi PNS yang bekerja di tempat terpencil atau wilayah dengan biaya hidup tinggi, ada pula derma kemahalan. Ia dihitung berdasarkan kolom indeks honor dan derma kinerja dikalikan dengan indeks harga yang berlaku di kawasan masing-masing PNS bekerja.

Skema penggajian itu pula yang membikin Ifatul Umai, 27 tahun, tertarik. Pria yang biasa dipanggil Fatul ini kini bekerja sebagai pengolah informasi di salah satu organisasi yang bergerak di bidang nutrisi dan gizi.

Selama ini, Fatul telah mencoba tiga kali melamar CPNS, tapi keberuntungan belum menghampirinya. Pada 2014, ia gagal di pemberkasan, simpulan tahun lalu, nilainya lolos standar TKD namun gugur di peringkat, sementara tahun ini ia hanya lulus di seleksi administrasi.

“Selain mau menyenangkan orangtua, jadi PNS itu kerjanya ringan tapi honor tetap,” ujar Fatul sambil menebak kisaran honor PNS yang menurutnya sanggup mencapai Rp10-15 juta, sementara ia diupah sebesar Rp5,5 juta per bulan.



Lain dongeng dengan Ririn (26) yang menjabat sebagai Technical Account Manager di sebuah perusahaan teknologi informasi. Ia sempat terpikir untuk melamar PNS karena didesak ibu, kakak, serta mertuanya yang berprofesi sebagai PNS.

Padahal, ketika ini, gajinya telah mencapai Rp10 juta per bulan. Itu belum ditambah derma dan banyak sekali bonus apabila proyek yang ia kerjakan memenuhi target. Baginya, jumlah tersebut sudah lebih besar dengan honor seorang PNS.

“Katanya kalau PNS ada uang pensiun. Swasta kan juga bekerjsama ada, cuma dibayar sekali doang,” kata Ririn yang mengaku sempat kesal alasannya ialah terus-terusan dipaksa melamar CPNS.

Satu hal lain yang sempat membuatnya tergiur melepas profesinya yang sekarang: ritme kerja. Profesi Ririn menuntutnya siap 24 jam menghadapi klien, mencapai sasaran perusahaan, dan harus terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi. Sementara, menurutnya, PNS mempunyai tekanan kerja lebih rendah dan lebih banyak bersifat administratif.

“Kalau [hanya soal] sejahtera, jauhlah ya. Dari kesehatan, misalnya, kita [karyawan swasta] pakai asuransi dan BPJS, sementara PNS cuma BPJS.”

Gimana masih tertarik jadi PNS ? ya kalau mau jadi sultan dengan cepet sih saran mending Ternak Lele aja, dijamin auto sultan sekali kedip.

Ada yang lebih ngenes nih

Demi Tes CPNS, Perempuan Super Cantik ini Tinggalkan Pernikahannya Sendiri

Belum ada Komentar untuk "Banyak Orang Tertarik Ikut Cpns, Berapa Sih Gajinya? Apa Dapat Bikin Kau Jadi Sultan?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel