Modus Gres ! Empat Pelaku Penyebar Hoaks Penculikan Anak Ditangkap

Polisi menangkap empat orang yang diduga membuatkan hoaks kasus penculikan anak.



Konferensi pers di Bareskrim Polri, Jalan Taman Jatibaru No. 1, Jakarta, Jumat (2/11), terkait penangkapan empat pelaku penyebar hoaks penculikan anak.

Bareskrim Polisi Republik Indonesia menangkap empat orang yang diduga menyebar konten isu bohong atau hoaks penculikan anak. Empat pelaku yang ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittpidsiber) Bareskrim Polisi Republik Indonesia pada Kamis (1/11), terdiri dari tiga orang pria dan satu orang perempuan, dengan inisial EW (31), RA (33), JHHS (31), dan DNL (21).

Kasubdit II Dittpidsiber Bareskrim Polri, Komisaris Besar Pol Rickynaldo Chairul menjelaskan, penangkapan empat pelaku tersebut dilakukan di kawasan yang terpisah. Masing-masing ditangkap di Kemang, Jakarta Selatan, Sentiong, Jakarta Pusat, Ciputat, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Modus operandinya kempat pelaku ini memang dengan sengaja memposting gambar, video, dan goresan pena dengan konten perihal penculikan anak melalui media umum Facebook," jelasnya ketika melaksanakan konferensi pers di Bareskrim Polri, Jalan Taman Jatibaru No. 1, Gambir, Jakarta, Jumat (2/11).

Lebih jauh ia menerangkan, foto, video, serta tulisan, yang diunggah keempat pelaku melalui media umum Facebook tersebut terkait dengan penculikan anak di Ciseeng, Bogor, Sawangan, Depok, dan Ciputat, Tangerang. Terdapat lima postingan hoaks yang diunggah para pelaku. Pertama, unggahan foto yang disertai goresan pena bahwa terjadi penculikan anak dengan modus mencari pakaian bekas. Unggahan foto selanjutnya memakai kata-kata yang mengancam.

"Kalau ketangkep gak usah dikasih ampun, bakar ajalah," tutur Rickynaldo menirukan menyerupai yang tertera dalam unggahan tersebut.

Ketiga, unggahan foto yang diikuti kalimat untuk mengajak waspada terhadap penculikan anak dengan modus mencari pakaian bekas dan (orang) gila. Keempat, postingan tersebut mengatakan insiden leher seorang anak kecil ditodongkan senjata tajam oleh pelaku penculikan anak yang sudah terkepung polisi dan warga di Jalan Juanda, Ciputat. Terakhir yaitu postingan video yang berisi tindak kekerasan terhadap seorang anak di bawah umur. Dalam rekaman video tersebut juga terdapat beberapa kata-kata bergairah dan ancaman.

Postingan-postingan tersebut, dikatakan Rickynaldo sudah meresahkan banyak masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Khususnya para orang bau tanah yang mempunyai anak kecil. Ia pun menegaskan, postingan-postingan tersebut yaitu hoaks.

"Postingan ini tidak benar, ini hoaks," tegasnya.

Ia juga menambahkan, motif atau alasan para pelaku dalam membuatkan konten penculikan anak, biar lebih waspada yaitu ikut-ikutan. Meskipun informasi penculikan tersebut tidak pernah dicek kebenarannya dan tidak benar terjadi. Sehingga menjadikan keresahan di masyarakat.

Para pelaku pun akan dijerat dengan Pasal 51 Junto Pasal 35 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Dengan bahaya eksekusi paling usang 12 tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp 12 miliar.

BACA SUMBER

Belum ada Komentar untuk "Modus Gres ! Empat Pelaku Penyebar Hoaks Penculikan Anak Ditangkap"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel